Tampilkan postingan dengan label v class acel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label v class acel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2010

Pengujian Object Oriented (V-class 3 Testing dan Implementasi Sistem)


Pemrograman berorientasi objek : 
object-oriented programming atau OOP 
adalah suatu paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek.
Terdapat Konsep dasar dari Pemrograman Berorientasi Objek
Kelas - kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu.
Object - membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam program computer sebuah  object  merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
Abstraksi      - kemampuan untuk memfokus pada inti. 
Enkapsulasi - pembungkusan
Polimorfism :melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesa tersebut dikirim. 
Inheriten : Mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada - objek-objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa haru mengimplementasi ulang perilaku 

Komponen yang diuji dalam Object-oriented testing adalah class object.

Testing levels

·        Testing operations pada objects
·        Testing object classes
·        Testing clusters cooperating objects
·        Testing OO system secara lengkap

Pengujian Class
Menguji terhadap semua operation yg ada dan perubahan atribut-atributnya.

Cluster Testing
Cluster testing digunakan untuk test integrasi terhadap kooperatif object.Identifikasi clusters menggunakan knowledge operation objects dan system features yang diimplementasikan oleh cluster tersebut.

Object-Interaction Testing

Object class testing
Complete test yang menguji class melibatkan
  • Testing semua operations suatu object
  • Setting dan interrogating semua attribute object
  • Menguji object untuk semua state(keadaan) yg 
    mungkin 
Inheritance akan mengakibatkan sulitnya perancangan object class tests seperti information yg diuji sulit dilokalisasi.

Integrasi Object
  • Levels integrasi sedikit berbeda untuk sistem 
    • yang berorientasi object.
  • Cluster testing digunakan untuk test integrasi and testing clusters terhadap cooperating objects 
  • Identifikasi clusters menggunakan knowledge
    • dari operation objects dan system features 
    • yang diimplementasikan oleh cluster tersebut.
Approaches cluster testing
Use-case atau scenario testing

·        Testing berdasarkan pada interaksi user dengan sistem.
·        Keuntungannya diujikan oleh user yg berpengalaman. 
Object interaction testing
·        Tests barisan interaksi object yang berhenti ketika suatu operation object tidak memanggil service dari object lain.

Scenario-based testing
·        Identifikasi scenarios dari use-cases dan menambahkannya dengan diagram interaksi yang menunjukkan object-object yang terlibat  dalam scenario.
Weather station testing

Thread pengeksekusian methode
Ø  CommsController:request → WeatherStation:report → WeatherData:summarise 
Inputs dan outputs
Ø  Input report request dengan acknowledge yg sesuai serta output report akhir 

Model Pengujian OOA dan OOD
Model desain dan analisis tidak dapat diuji dalam arti yang konvensional karena model ini tidak dapat dieksekusi, maka kajian teknis formal dapat digunakan untuk menguji kebenaran dan konsistensi model analisis dan model desain
Strategi Pengujian berorientasi objek

(Pegujian kecil  ----------- pengujian besar)
·         1.Pengujian unit
·         2.Pengujian integrasi
·         3.Validasi
·         4.Pengujian sistem 
Desain Test Case untuk Perangkat OO Metode desain test case oleh Berard,
·        -Test case harus diidentifikasi secara unik dan eksplisit
·        -Tujuan pengujian harus dinyatakan
·        -Daftar langkah pengujian harus dikembangkan bagi masing-masing pengujian 
Daftar Isi pengujian 

Ø  1.Daftar keadaan yang ditetapkan untuk 
objek yang akan diuji


Ø  2.Daftar pesan dan operasi yang digunakan sebagai akibat dari Pengujian
Ø  3.Daftar pengecualian akan ditemui saat objek diuji
Ø  4.Daftar kondisi eksternal

Metode pengujian yang dapat diaplikasikan pada tingkat kelas
Ø  -Pengujian random untuk kelas OO
Ø  -Pengujian partisi dan tingkat kelas

Kamis, 27 Mei 2010

Penjelasan macam-macam jenis pemeliharaan sistem (V-class V-Class Pemeliharaan Sistem Laser ke-2)

Pemeliharaan sebuah Sistem adalah
      Cara yang dilakukan untuk menangani kinerja sebuah sistem agar dapat bekerja secara maksimal.

Jenis Pemeliharaan yang dapat dilakukan antara lain :
* Pemeliharaan Korektif
* Pemeliharaan Adaptif
* Pemeliharaan Perfektif
* Pemeliharaan Preventif

Pemeliharaan Korektif ialah
--Sebuah bagian dari pemeliharaan sistem yang nilainya tidak terlalu tinggi nilainya serta lebih memberatkan, dikarenakan pemeriksaan korektif ini mengkoreksi kesalahan yang telah ditemukan pada saat sistem berjalan. bisanya pemeliharaan ini melingkupi kondisi penting / bahaya yang memerlukan penanganan secepatnya.

Pemeliharaan Adaptif ialah
--cara penyesuaian diri sistem karena perubahan dalam lingkungan data / pemrosesan serta untuk memenuhi persyaratan pemakai baru.
    misalnya : Sebuah undang - undang perpajakan yang baru mungkin memerlukan suatu perubahan dalam perhitungan pembayarannya.

Pemeliharaan Perfektif (Penyempurnaan)
--Meninggikan kinerja / maintainability sistem (kemampuan) untuk dipelihara.
Pada pemeliharaan ini Memungkinkan sebuah sistem untuk melakukan pemenuhan persyaratan pemakai yang sebelumnya tidak di kenali.
       contoh : kegiatan ini seperti menyusun ulang software, penulisan ulang dokumen, perubahan format laporan, dll....

Pemeliharaan Preventif ialah
--Inspeksi periodik atau perombakan secara total atau melakukan pemeriksaan sistem guna mengantisipasi permasalahan. Dikarenakan penemuan kesalahan yang potenial (bukan kesalahan fatal) sehingga bilatidak diantisipasi akan berakibat buruk pada sistem tersebut.

Senin, 24 Mei 2010

penjelasan macam metode pelatihan implementasi sistem (v-class implementasi sistem)

Macam-macam metode pelatihan implementasi sistem


* Resident expert adalah  orang dengan keahlian khusus di bidang bisnis .
Para ahli dapat berada dalam perusahaan Anda atau tempat lain dalam rantai suplai Anda. customer service department memanggil para ahli - untuk mendapatkan informasi, untuk menjernihkan ketidaksesuaian, untuk mendapatkan persetujuan - semua atas nama pelanggan. setiap orang dari waktu ke waktu membutuhkan akses untuk informasi yang baru.


* Computer-aided instruction adalah instruksi dibantu komputer (CAI) mencakup berbagai teknologi komputer bahwa suplemen kelas lingkungan belajar dan secara dramatis dapat meningkatkan akses informasi murid. Siswa juga mendapat manfaat dari umpan balik segera disediakan oleh komputer dan sebagian besar dari mereka menghargai lingkungan belajar sendiri mondar-mandir.


* Formal courses adalah formal kursus singkat yang dilakukan dalam hitungan bulan, seperti pelatihan jarak jauh dll, untuk melatih para pekerja


* Software help components adalah sebuah software yang digunakan untuk membantu kinerja komputer agar dapat digunakan secara maksimal


* Tutorials adalah cara memberikan ilmu pengetahuan dan dapat digunakan sebagai bagian dari pembelajaran. Lebih interaktif dan spesifik dari sebuah buku, tutorial berusaha untuk mengajar dengan contoh dan menyediakan informasi untuk menyelesaikan tugas tertentu.


* Interactive training manuals adalah sebuah pelatihan secara interaktif yang dilakukan oleh tenaga terlatih untuk pekerja dibawahnya yang membutuhkan tenaga/ pekerjaan terlatih.


* External sources, adalah  partner tenaga karja dari luar sebuah perusahaan yang dapat membantu sebuah perusahaan untuk lebih maju lagi.